Hai! Ich haisse Amadda Fadhila,16 jahre alt. Muslim. Ich mochten schreiben.

19jun14

Kali pertama menginjakkan kaki di kantor masa depan <3

Amphitheater

Kakek pembicara dengan aksen jepangnya yang kental-Mr.K

Orang singapura yang tetap tertawa saat persentasi, walaupun para tamu seminar ada yang ketiduran karena kekenyangan sehabis makan siang - Mr. Tan

salad dengan potongan apel,anggur dan stroberi + nasi

anak-anak ITB yang seliweran tanya sana tanya sini

TekMIRA

Finger print

I.

Pagi-pagi udah paling siap. Udah mandi, udah harum, udah makan, udah rapi rumah. Hari istimewa.

Selain hari-hari besar lain, hari ini termasuk salah satu daftar penting dalam hidup. Cita-cita dari kelas 1 SMA. Pengen masuk gedung itu, pengen liat ke bangunan kubus unik itu. Pengen banget kerja disana. Pengen sepengen pengennya.

II.

Radio di mobil dibisingkan dengan suara ketawa ketiwi pembawa acaranya. Mereka lagi bahas makanan apa yang biasa orang makan dengan menggunakan tangan. Tiba-tiba si penyiar perempuan bilang kalau adiknya suka makan belimbing pake nasi. Terus penyiar laki-laki nyeletuk, bapanya juga suka makan nasi pake semangka. Terus mereka berdua ribut kalau orang-orang seperti ‘adik’ dan ‘bapa’ akan bisa hidup sehat tapi mereka termasuk ‘orang-orang dengan kebutuhan khusus’—maksudnya : aneh.

II,V.

Mobil parkir. LAngsung digiring satpam ke koridor tempat adanya acara.Dan nemu TOILET!

Masuk toilet. Ngaca. Senyum-senyum sendiri di depan kaca toilet. Ini toilet kantor masa depan saya!

III.

Masuk ruangan,semua diminta untuk memperkenalkan diri. Saya sebagai exsiswa setengah mahasiswa cuma tersenyum. Suasana agak tegang, sampai pembawa acaranya sedikit bikin lelucon yang kurang lucu.

Karena ini kali pertama ikut seminar dan langsung dikagetkan dengan lemparan-lemparan percakapan bahasa inggris yang nyata dari para orang cerdas. ‘Saya’ seorang calon mahasiswa -dan yang paling muda diruangan- cuma bisa ngangguk-ngangguk. Teteh anak itb sebelah tempat duduk cuma senyum dan bicara menggunakan bahasa inggris

"ini terlalu tinggi buat keilmuan kamu"

Yayaya, that’s true. Makanya disaat tante,teteh,akang dan om lain lempar-lemparan pertanyaan,’saya’ cuma ngangguk-ngangguk. Tapi ini seminar bikin ketagihan. Selain mengolah otak supaya cepat tanggap, isi waktu luang dan nambah-nambah ilmu yang istimewa. Mungkin orang awam diluar sana belum mengetahui secara umum ada alat berupa mikroskop tapi bentuknya gede banget segede mesin cuci,fungsinya untuk mendeteksi kandungan-kandungan yang terdapat dalam suatu benda atau zat. Biasanya alat ini ada di lab terpadu,kantor-kantor yang berhubungan dengan penelitian atau perguruan tinggi yang ada jurusan teknik-teknikan . Dalam persentasi, saya baru mengerti manfaat adanya rumus fisika dan kimia. Instrumen alat yang dipresentasikan memang diciptakan untuk memudahkan manusia menghitung, tapi ia harus diprogram terlebih dahulu dengan rumus-rumus tertentu. Contonya ada rumus modulus young untuk menghitung stress analysis by X-ray Difraction,ada rumus difraksi yang d sin teta = n. lamda. Serasa jadi bagian dari orang-orang yang punya pikiran dan akal tepat guna.

IV.

Katanya ini waktunya makan siang. Lunch cenah. Orang-orang masih santai dengan kegiatan di laptopnya masing-masing. Ada yang ngekopi file ppt pembicara, ada ibu-ibu selfie, ada yang memanfaatkan wifi gratis, ada juga yang kerjanya tanya-tanya ke pembicara walaupun waktunya sudah bukan pada tempatnya.

Akhirnya panitia harus manggil satu-satu para pekerja keras itu, supaya ga hambur waktu, soalnya persentasi akan dimulai lagi jam 1.

Ini dia. Ada yang aneh dengan makanannya. Tapi Mr. Tan kelliatan doyan bangeet. Nasi+salad apel,anggur dan stroberi. Enak sih, beneran enak. Dikirain itu rujak wkwk. Pas makan, jadi inget kata-kata penyiar radio. Tapi beneran ini enak banget.

Mr tan bilang “nice-nice!”

V.

Giliran Mr.Tan persentasi. Paling semangat, kadang ketawa. Tangannya ga berhenti demo buat nyontohin alat yang dia persentasikan.

"Ini nanti dari sudut ini, ke sini, lalu terjadi ini..blablablablabla" jago deskripsi. Katanya dia ahli mesinnya. Entahlah, bahasa inggriss dia lebih jago, cengkok-cengkoknya rada lebih susah dimengerti ke timbang  Mr. K

Bapa-bapa yang duduk di depan udah nundutan. Okedeh.

Sebenernya Mr.Tan udah tau bahwa orang-orang ini bakal ketiduran,soalnya di awal acara dia bilang.dalam bahasa inggris cengkok khasnya “sudah makan enaknya tidur ,ya?” Dan dijawab dengan suara tawa peserta lain.

VI.

Saatnya demo instrumen,kita dibawa langsung ke depan alatnya. Ada beberapa orang yang bikin saya ingin jadi seperti mereka. Ada orang,sebut saja mawar. Dia udah s3, dia dosen magang dan belum kerja betulan. Beasiswa terus. Katanya s2-nya di korea ckck. Pengen aku.

kedua,sebut saja tulip, dia adik kelasnya mawar, anak s2 itb. asalnya dari klaten. Hebat banget, bahasa inggrisnya lekoh banget. Salah satu yang banyak nanya di setiap sesi pertanyaan. Dan akhirnya, mawar dan tulip deket banget sama Mr.K dan Mr.Tan.

Ini namanya anggrek. Dia top questioner. Nanyaaaaaaaaaaaaaaaaaa terus. Sekali nanya, bercabang jadi 2-3 soal. anak itb juga. tapi udah kerja di lipi katanya. kacamatanya tebel. Kalau diliat dari gerak-gerik memang terlihat sangat jenius.

VII.

Seorang bapak wakil dari kantor impian ngasih 2 buah buku tentang minyak bumi dan nikel. Katanya untuk baca-baca di rumah. Itu buku karangannya. Dan mantep banget isinya. Bapa itu bilang

"kalau mau kerja disini ya silahkan saja."

Maksud yang ketangkep dalam otak saya adalah : silahkan anda usaha,berdoa,belajar maksimal,baru bisa kerja disini

BISMILLAH.

Posted
1 month ago

brother <3

#withanotheramadda

Posted
1 month ago

sajak kecil tentang cinta

Mencintai angin harus menjadi siut…
Mencintai air harus menjadi ricik…
Mencintai gunung harus menjadi terjal…
Mencintai api harus menjadi jilat…
Mencintai cakrawala harus menebas jarak…

MencintaiMu harus menjadi aku”
Sapardi Djoko Damono

Posted
7 months ago

“The day will come
When my body no longer exists
But in the lines of this poem
I will never let you be alone

The day will come
When my voice is no longer heard
But within the words of this poem
I will continue to watch over you

The day will come
When my dreams are no longer known
But in the spaces found in the letters of this poem
I will never tired of looking for you”
Sapardi Djoko Damono

Posted
7 months ago

“aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada”
― Sapardi Djoko Damono

Posted
7 months ago
Aku mencintaimu. Itulah sebabnya aku tak pernah berhenti mendoakanmu
Notes
1
Posted
7 months ago

LUPITA

Lupita berjingkrak-jingkrak melewati jalanan tanah depan rumahnya, becek habis hujan. Ibunya masih sibuk bolak-balik memindahkan barang. Temannya yang lain memainkan permainannya sendiri-sendiri : Mencari kucing tersembunyi, melompat-lompat diatas petak, menerbangkan selembar kertas yang bentuknya mirip ketupat lebaran diantara awan mendung. Lupita berjingkrak 2 langkah lagi, berbelok ke kiri lalu menemui tempat favoritnya, pinggiran sungai yang menghadap ke jalanan. Dari sana ia bisa melihat bangunan keemasan yang indah. Suhu udara masih panas, padahal hujan baru mengguyur penuh rumahnya dan rumah tetangganya. Sambil menghela nafas, Lupita mengambil posisi duduknya, mengangkat roknya hingga betis lalu duduk di pinggir sungai sambil merapikan letak rok katun motif bunga kesayangannya. Itu pemberian bunda lebaran 2 tahun yang lalu. Dilihatnya orang lalu lalang seakan tak punya waktu untuk melirik sebentar kearahnya, memperhatikan bahwa betapa Lupita sangat cantik dan pantas dicintai. Angin menggoyangkan letak poni lupita, membuatnya sibuk sebentar untuk tidak merasa terasingkan. Sejenak diam lagi, Lupita agak bosan dengan kelakuan orang-orang di sekitarnya. Individualisme!, katanya. Lupita mengorek-ngorek tanah basah, mencari peti harta karun hingga sedalam 7 senti dan merasa bosan lagi. Ia bingung dengan bapaknya, bapak lupita yang paling rajin bekerja, paling rajin dibentak,paling rajin ditunggak upah. Lupita ingin hidup seperti bidadari. Jingkrak sana-sini dan rok katunnya pun akan tetap bersih tanpa noda lumpur menempel. Yang mungkin kurang layak dijadikan mimpi. Ibunya bilang hidup dalam 1 diantara 2 sisi akan lebih menyenangkan. Dan disinilah Lupita, di dunia sadismenya. Tanpa diekspose, tanpa ditindak lanjuti. Jadi begitulah, Lupita diharap tidak jadi pemimpi tapi pemimpin. Satu cita-cita yang tak pernah jauh dari akal kecil Lupita. Jual bagunan lapis emas dan kita kaya! Tapi seperti anak perempuan kecil lainnya, ia tak bakal bodoh menjual aset untuk sebuah tempat penampungan yang disebut perut. Lupita harus bisa jadi kaya dengan usaha, bukan merampas hak manusia lemah seperti bos bapaknya. Dan oh bunda! Meski sudah tiada kata cinta untuk ditinggal, Lupita akan tetap sayang. Meski Lupita ingin punya uang untuk membeli cinta, Lupita sudah mengerti sendirinya sekarang. Bahwasanya uang bisa merenggut cinta dan akal. Ah, manusia memang picik di satu sisi dan egois disisi lainnya. Sudah habis akhirnya ! tak ada pilihan untuk harta karun lain di 7 senti sebrang jalan yang lalu lalang.

AFA.’13

Posted
10 months ago
GOODNIGHT.GOODNIGHT.GOODNIGHT.GOODNIGHT.GOODNIGHT.GOODNIGHT.GOODNIGHT.GOODNIGHT. HAVE A NICE DREAM EVER,DEAR.
Posted
11 months ago

18.19

Jumat 2 hari yang lalu.
Aku, kana :(ngobrol nunggu dijemput)
Suara motor dateng. Brum.
Aku :(ngeliat helm)
Kana :(innocence)
Pengendara :(ngeliatin kita)
Itu Vin.
Posted
11 months ago
Vin.
Bukan Vin Diesel
Bukan Vino G. Bastian haha.
Cuma Vin.
Posted
11 months ago

Diatas meja kamu.

Ada nasi pulen yang hangat. Rendang. Kerupuk. Apel malang. Secangkir teh hangat. dan favoritnya : urap.

Posted
11 months ago

Tanpa tanda jasa.

Untuk guru kesayangan kami, Pak Sutardji. Aku baru tau kalau aku termasuk murid kesayangannya. Aku kira adik kecil aku satu-satunya murid kesayangan bapak. Terima kasih buat permen alpenliebe rasa strawberry yang suka bapak bagi-bagi. Kalau aku sama Vin hidup jadi rekan ngajar, aku mau ngasih roka ke murid-murid kesayangan aku,pak. Soalnya aku doyan roka dan vin kayaknya doyan coklat. Aku luangin waktu untuk ngajar mereka, lanjutin ilmu bapak walaupun aku ada kerjaan kantor wajib di hidup aku sendiri. Selamat jalan, Pak. Semoga senang disana, aku dan adik aku semua ngedoain selalu, Insya Allah.

Posted
11 months ago
Bongkar foto, pengen ngepost foto ini. Hari besar Limbo7. Dari mulai persiapan asesoris aneh-aneh, diliatin orang waktu aku bawa-bawa kemoceng sampe ada ibu-ibu nanya itu kemoceng 4 buah buat apaan haha. Ke bandung keliling-keliling cari asesoris,nyabutin sapu 3 warna, bikin topi selama h-3. Latihan di rumah sipa,gorengan gratis,fenomena bermacam-macam haha. Paling susah kerjaannya endang, ngumpulin duit beratus-ratus ribu.Tapi akhirnya kerjaan warga limbo berbuah hasil, juara 2 hohoho lomba paduan suara satu angkatan.  Pokonya miss you,limbo.Sibereyyaaa!!

Bongkar foto, pengen ngepost foto ini. Hari besar Limbo7. Dari mulai persiapan asesoris aneh-aneh, diliatin orang waktu aku bawa-bawa kemoceng sampe ada ibu-ibu nanya itu kemoceng 4 buah buat apaan haha. Ke bandung keliling-keliling cari asesoris,nyabutin sapu 3 warna, bikin topi selama h-3. Latihan di rumah sipa,gorengan gratis,fenomena bermacam-macam haha. Paling susah kerjaannya endang, ngumpulin duit beratus-ratus ribu.Tapi akhirnya kerjaan warga limbo berbuah hasil, juara 2 hohoho lomba paduan suara satu angkatan.  Pokonya miss you,limbo.Sibereyyaaa!!

Posted
1 year ago

Segelas kopi itu dapat habis sekejap.

Segelas kopi sambil memandangmu? Bisa diminum berjam-jam.

Memperlambat waktu haha.

Posted
1 year ago
TotallyLayouts has Tumblr Themes, Twitter Backgrounds, Facebook Covers, Tumblr Music Player and Tumblr Follower Counter